Senin, 16 Juli 2012

when i can feel happy ? *part4

#hari berikutnya …

“appa aku berangkat, annyeong” teriak tooru yang baru saja selesai memakai sepatu
“tooru?”
“nee appa?”
“apa kau tidak apa berangkat sendiri?”
“gwaenchana appa, ayolah aku sudah 3 bulan appa berangkat sekolah sendiri”
“ah,, maaf tooru entah kenapa selama ini appa merasa …..”
“appa.. sudahlah tooru tidak apa-apa… aku berangkat” tooru segera menuju gerbang

“pagi tooru”
“YAA ! apa yang sedang kamu lakukan disini”
“ya jelas aku menjemputmu :) “
“mwo? Aku tidak meminta kamu menjemputku”
“aku kan sudah bilang kepadamu, aku ingin menggantikan posisi kakak mu”
“tidak akan ada yang bisa menggantikan posisi kakak ku !” bentak tooru cukup keras sehingga kang in pun dapat mendengarnya
“ada apa tooru” teriak kang in dari dalam
“ah, aniyo appa , aku berangkat, annyeong” lalu dengan sigap tooru menarik tangan jinki agar segera menjauhi rumah tooru dan sekalian berangkat ke sekolah

#diperjalanan
“kenapa kamu ingin menggantikan posisi kakak ku?”
“menurutmu kenapa” jinki bebalik bertanya
“ya jelas aku tidak tahu, aku heran padahal meskipun kita sekelas kita jarang sekali saling berhubungan, mungkin bisa dibilang kita hanya saling mengenal nama saja, tapi kenapa sekarang kamu mendekatiku”
“karena aku suka padamu” jawab jinki dengan entengnya, dan jawaban itu berhasil membuat tooru terkejut dan menghentikan langkahnya
“mworago? Aish jinja !” tooru kembali mensejajarkan langkahnya dengan jinki

#dikelas(saat istirahat)….
“hei tooru, kenapa tadi pagi kamu bisa datang ke sekolah bersama jinki itu?” tanya nagi dengan wajah yang amat penasaran, begitupun juga dengan yuuko dan run
“entahlah nagi, aku juga bingung tadi pagi tiba-tiba saja dia sudah ada digerbang rumahku, jadi yah mau tidak mau aku berangkat bersamanya”
“kupikir karena kalian sudah janjian terlebih dahulu”
“mwo? Yuuko apa kamu gila, aku tidak mengenalnya dengan dekat, jadi ngapain aku membuat janji seperti itu”
“tapi darimana dia tahu alamat rumahmu yah?”
“aku juga tidak tahu run-,-, dan kalian tahu tidak, tadi pagi dia sudah membuat ku kesal dengan kata-katanya, aku tidak ingin dekat-dekat dengan nya !”
“emang apa yang jinki katakan tooru?”
“dia mengatakan……..” sejenak tooru tersadar bahwa kalimat yang diucapkan jinki lebih baik jangan diberitahu kepada yuuko,run,dan nagi “sudahlah lupakan”

Hari demi haripun berlalu dan tanpa terasa para siswa/I sudah mulai mendekati waktu menjelang ujian, dan banyak para siswa tersebut menikmati minggu tenangnya dengan refreshing otak dengan alasan agar saat ujian otak mereka tidak jenuh. Dan hal itupun juga di lakukan oleh jinki dan tooru

“iya jinki”
“baiklah aku tunggu kamu ditaman yah jam 8 pagi, ingat jangan sampai telat”
“tergantung mood deh”
“tooruuu ! kalau kamu terlambat ada konsekuensinya”
“apa itu?”
“tapi apaun konsekuensinya kamu terima yah?
“nee,, yasudah beritahu aku”
“rahasia :p , tooru ini sudah malam sebaiknya kamu tidur, supaya besok tidak terlambat, selamat malam tooru :D”
“dasar orang aneh”

Terputuslah percakapan yang terjadi ditelepon antara jinki dan tooru

#esok hari ditaman ….
“hosh..hosh.. maaf jinki aku kesiangan” tooru dengan napas yang terengah-engah menghampiri jinki yang sudah cukup lama menunggu nya
“kamu terlambat 15 menit!”
“mianhe jinki :( “
“ok, sesuai perjanjian kamu harus terima konsekuensi nya?”
“apa itu?”
“hmm…. Jadilah pacarku hari ini, hahahahaha”
“apa! Kamu gila yah jinki “ reflek tooru memukul kepala jinkio dengan tas yang dibawa nya
“aish jinja ! sakit bodoh !” jinki mengusap-usap kepala nya yang kesakitan itu
“lagipula permintaan mu aneh, ya makanya aku pukul saja :p”
“yasudah kalu tidak mau ! kita tidak jadi jalan-jalan deh, mood ku sudah hilang!” jinki pun pergi meninggalkan tooru
“a,,, jinki… jinki tunggu”
“apa ! sudahlah aku tidak mood”jinki terus melangkah jauh jauh dan jauh meninggalkan tooru.
Karena tooru merasa bersalah dan ia sudah berjanji akan menerima apapun konsekuensinya, tooru pun berlali mengejar langkah jinki yang suah cukup jauh, dan begitu sampai di depan jinki, tooru merentangkan tangan nya dan karena terkejut jinki pun menghentikan langkahnya
“baiklah, aku akan menjadi pacarmu hari ini” jawab tooru dengan wajah yang ditundukan kebawah
“jeongmalyo?”
“nee araseo”
“aaah tooru, gomawoyo \^^/” tanpa sengaja jinki memeluk tubuh tooru yang tepat didepan nya
“hahaha,, iya iya, sudah lepaskan pelukan mu”
“ahahahah, mianheyo tooru, aku sangking gembiranya mendengar jawabanmu,makanya kamu aku peluk “
“ok ok, sekarang kita mau kemana”
“game center, kajja”

Jinki dan tooru sangat menikmati hari itu, selain ke game center ,mereka pergi ke semua tempat yang dianggap menyenangkan, dan tanpa mereka sadari hari sudah semakin malam…….

“bagaimana tooru, apa kamu bahagia?”
“bahagia jinki, aku sangaaaat bahagia :D”
“apa aku sudah lebih baik daripada kakak mu?”
“hei babo! Sudah kubilang sejak awal kita berteman, tidak ada yang bisa menggantikan posisi kyu oppa”
“hm..baiklah, aku akan terus berusaha… oia tooru, apa kamu suka ice cream?”
“ice cream? Aku sangat suka ice cream”
“baiklah aku tahu kedai ice cream yang enak”
“kajja :)”

#dikedai ice cream…
“jinki, enak sekali ice cream ini, kamu tahu darimana kalau disini ice cream nya enak?”
“dulu saat aku kecil, akau sering sekali diajak orangtua ku makan ice cream disini”
“jeongmalyo? Aah kalau begitu aku harus berterima kasih kepada orang tuamu :D”
“orang tuaku,, mereka sudah disurga :) “
“mwo? Mianheyo jinki :( “
“no problem,hahahah , tooru, sehabis ini kamu ingin lanjut kuliah dimana?”
“mungkin aku akan mengikuti kyu oppa, aku ingin kuliah di jepang di universitas todai :) , kamu jinki?”
“aku tidak tahu, ahahah, kamu ingin mengambil jurusan apa?”
“mungkin bidang broadcasting, aku ingin bisa membuat film :D”
“tooru bibirmu”
“ada apa dengan bi…….” Sebelum melanjutkan kata-katanya, wajah jinki sudah tepat berada didepan wajah tooru, dan jarak yang tercipta sangatlah begitu dekat
“ji..jinki”
“hahahaha,, wajahmu memerah tooru” jinki tertawa dengan lepasnya
“ish,jinki !’ toorupun mendorong jinki sehingga jinki kembali ketempat posisi duduknya
“hahaha,, sungguh wajahmu sangat jelek sekali tooru,ahahhaha” jinki tetap tertawa dengan lepasnya, sehingga membuat orang-orang disekelilingnya melihat kearah jinki dan tooru, melihat pemandangan seperti itu dengan sigap tooru menutup mulut jinki dengan kedua tangan nya
“jinki hentikan tawaanmu itu”
“to..tooru” kali ini jinki yang menjadi tersipu, karena terjadi lagi jarak yang sangat dekat antara wajahnya dengan tooru
“ah,mianhaeyo jinki” tooru kembali ke posisi nya kembali
“gwae..gwaenchana tooru, tooru sudah malam , ayo ikut pulang”
“iya”

Selama diperjalanan pulang, jinki dan tooru hanya saling diam karena mereka masih sama-sama merasa malu atas kejadian di kedai ice cream tadi
“tooru”
“……”
“hei tooru!”
“ah, nee , ada apa?”
“kenapa kamu diam saja daritadi?”
“hahahaha,, tidak apa jinki”
“oia, kamu pacarku kan hari ini?”
“iyaaaaa~~”jawab tooru malas
“boleh aku menggandeng tangan mu tooru-ah?”
“to..tooru-ah?”
“kenapa ada yang salah kalau akau memanggilmu seperti itu?”
“a..aniyo jinki”
Tanpa berpikir panjang jinkipun menggandeng tangan tooru yang lebih kecil daripada tangan nya. Awalnya tooru ragu untuk membalas genggaman tangan jinki tersebut, namun lama kelamaan merka berjalan akhirnya tooru membalas genggaman tersebut, dan itu menciptakan senyuman lebar diwajah jinki
“eomma, appa aku ingin bercerita, malam ini aku bahagia, karena bintang-bintang begitu banyak, lampu jalan sangat menerangi isi kota, ditambah aku sedang berjalan dengan seorang yeoja yang aku sukai dan sekarang tangan nya sedang ku genggam,apa kalian bahagia? Kalau aku sangat bahagia :)”

“kyuhyun oppa, apa kamu disana memikirkanku? Kamu tahu oppa, aku membayangkan yang menggenggam tanganku sekarang adalah oppa, bukan jinki”

Perjalanan pulang menuju rumah tooru pun diisi dengan kesunyian diantara mereka, meskipun malam ini mereka sama-sama saling diam, tapi tangan mereka masih saling menggemgam satu sama lain. Keromantisan malam ini pun semakin romantis dengan adanya faktor dari bintang-bintang dilangit yang sedang ceria meancarkan sinarnya, dan tak lupa juga lampu jalan kota yang semakin membuat isi kota terang benderang.

#sesampainya dirumah tooru….
“tooru”
“iya jinki”
“terimaksih untuk malam ini, aku benar-benar bahagia :)”
“terimakasih juga jinki, sudah mengajakku memakan eskrim yang enak”
“tooru, kamu masih pacarku kan?”
“waeyo jinki?”
“hm.. gwaenchana, yasudah masuklah kedalam, ini sudah malam”
“nee,, annyeong jinki” toorupun segera membalikkan badan nya berniat untuk masuk, namun niat itu pun tidak terjadi karena jinki segera membalikkan kembali badan tooru dan “Cuup” jinki mencium tooru tepat dibibirnya. Tentu saja tooru terkejut melihat sikap jinki seperti itu,ingin tooru melepaskan nya, tapi tangan jinki begitu kuat menahan kepalanya. Dan entah darimana asalnya muncul bayangan kyuhyun yang sedang mencium bibir tooru sehingga itu membuat tooru menikmati first kiss nya dengan jinki, karena tooru merasa bahwa kyuhyun yang menyiumnya.
“hm..oppa”begitu selesai melakukan first kissnya dengan jinki
“oppa,? Aku jinki, aku bukan kyu”
“hah? Kamu bukan oppa! Kamu keterlaluan” “Plaak” tooru menampar jinki dengan kerasnya yang membuat kepala jinki menengok kearah kanan
“kenapa kamu menamparku? Jika aku kyuhyun apa kamu juga akan menamparnya?” tanya jinki sambil memegang kembali kedua tangan tooru
“ka..kamu keterlaluan jinki” dengan tenaga yang cukup kuat tooru berhasil melepaskan tangan nya dari genggaman jinki dan segera memasuki rumahnya

#dikamar tooru
“oppa,mianheyo oppa, jeongmal mianhae, aku sudah berciuman dengan jinki, padahal oppa bilang ciuman ku hanya untuk orang yang aku suka, tapi tadi dia yang memaksa oppa, oppa,bagaimana ini :’( “

Sejak dari malam itu, jinki dan tooru sama sekali tidak berhubungan seperti biasanya, setiap mereka bertemu mata, mereka akan saling membuang muka satu sama lain, bahkan meskipun ada kerja kelompok, jinki dan tooru sama sekali tidak mau mengobrol. Dan itupun menciptakan ruang yang cukup jauh hingga akhir kelulusan SMA.

3 komentar: