Malam itu disalah satu rumah sedang diadakan sebuah upacara, tapi
kali ini bukan upacara yang diikuti dengan suasana yang bahagia, upacara
ini diikuti oleh seluruh kerabat yang mengenal nya, semua mengenakan
pakaian berwarna hitam, yah upacara tersebut adalah upacara kematian.
“aku
tidak percaya ayah sudah tiada, kenapa ayah meninggalkan ku” isak
seorang gadis kecil yang duduk termanung sendirian di sudut kamar nya,
ia tak mau keluar dan berbaur dengan yang lain nya,karena ia benar”
merasakan kehilangan..
Gadis mungil ini masih berusia 9
tahun, dan memiliki nama tooru, begitulah panggilan nya, tooru memiliki
seorang ibu, dan seorang adik laki”.
Flashback tentang
keluarga ini, sebenarnya tooru sangat diasingkan oleh keluarga nya, dan
hanya ayah nya lah yang bisa membuat hidup tooru begitu lebih berwarna,
meski ibu,dan adik nya tooru tidak pernah membuat tooru bahagia, namun
ketika tooru bersama ayah nya, ia akan melupakan segala kebencian
dirumah itu. Tapi sebenarnya tooru menyayangi adik ny, Karena itu lah
tooru begitu sakit saat kehilangan ayah nya, seseorang yang bisa membuat
tooru bahagia.
“tok..tok..tok..” pintu berbunyi, seseorang mengetuk pintu
“tooru, keluar lah dari kamar, ayo bersama ku” kata seorang anak laki” yang umur nya 1 tahun diatas tooru
“aku tidak mau kyu, aku tidak mau” tooru masih dengan isak tangis yang begitu besar
“kalau begitu, aku yang masuk yah tooru?”
Kyuhyun menunggu sejenak atas jawaban tooru, boleh atau tidak nya dirinya masuk, namun tak ada jawaban
“tooru,aku masuk” kyu melangkah kan kaki nya kedalam kamar tooru.
“TOORU”
kejut kyu ketika melihat tangan sebelah kiri tooru terutama
dipergelangan tangan nya penuh dengan darah, dan tooru dalam kondisi
yang sangat down
“tooru bangun tooru, jangan mati, tooru” dan
airmata kyu terjatuh begitu saja dengan deras nya, kyupun langsung
berlari keluar untuk mencari pertolongan kepada orang dewasa, karena kyu
tidak tahu dia harus berbuat apa, karena ia hanya lah seorang anak
kecil laki” yang hanya berbeda umur 1 tahun diatas tooru.
#diluar kamar
“appa.... tooru, tolongin tooru appa” kyu masih dengan tangisan nya merengek dengan ayah nya,
“ada apa kyu dengan tooru?” tanya ayah nya panik
“pergelangan tangan tooru berdarah ayah” kyu makin menjadi” menangis nya
“apa? Ayo kita kekamar nya” karena ayah tooru panik, orang” disekitar pun ikutan menjadi panik
“anak
itu membuat hal bodoh apa lagi sih,aku semakin membenci nya” kata
seorang wanita yang berumuran sekitar 46 thun yang sedang duduk dengan
manis nya, yah,, itu ibu nya tooru.
#dikamar tooru
“appa...a...aku akan... menyusul mu” ucap tooru dengan sisa” tenaga yang ia miliki.
“BRAKK” pintu terbuka dengan kasar nya
“tooru,,kamu harus bertahan, kyu gak mau kehilangan tooru”
“biar
aku menggendong tooru kerumah sakit, yang lain silahkan lanjutkan
upacara ini,, ngomong-ngomong, mana ibu nya tooru” tanya ayah kyu dengan
wajah yang masih cemas
“tadi aku melihat ia masih duduk di dekat foto ayah nya tooru” kata seorang kerabat yang berada dikamar tooru
“dasar
ibu yang tidak berperasaan, kasihan sekali gadis ini” umpat ayah kyu
kesal “yasudah,aku akan membawa tooru, kyu ayo ikut aku” lanjut nya
“nee appa”
Sebelum pergi meninggalkan rumah tersebut, ayah kyu menghampiri ibu,dan
adik nya tooru dengan tooru berada dipunggung nya
“apa kamu tidak ingin ikut mengantar tooru kerumah sakit?” tanya nya culas
“tidak usah, aku tidak ingin, pergilah, dan kalau bisa jauhkan lah dia dariku” jawab ibu tooru dengan nada kesal
“kau ! dasar ibu yang kurang ngajar. Aku sungguh benci padamu!!!” ayah kyu semakin kesal
“apakah
kamu tahu, tooru selalu merebut perhatian suamiku dariku, ayah nya
lebih sayang dengan tooru, tapi aku juga butuh perhatian darinya, dan
sekarang karena tooru lah ayah nya meninggal, aku semakain benci dengan
tooru, bawalah tooru pergi dari sini !!” bentak ibu tooru yang membuat
seisi rumah mengalihkan perhatian kearah sumber suara
“i..iya,,
gara-gara kak tooru, ayah meninggal, kalau kak tooru lebih berhati-hati
menyebrang, pasti ayah ridak akan meninggal” lanjut adik nya tooru
“ayah sudahlah,ayo kita pergi,lihat tooru sudah semakin pucat” rengek kyu
“baiklah kyu,” mengalihkan badan dan pergi “oia, tooru akan ku ambil” lanjut nya sambil berlari meninggalkan rumah tersebut
“apakah yang kamu ucapkan itu benar?” tanya seorang kerabat kepada ibu nya tooru
“iya, ucapan ku yang tadi benar, aku akan selalu membenci tooru”
“apakah suami mu tidak akan bersedih jika tooru kamu telantarkan?”
“dia tidak terlantar, dia kan sudah diambil dengan kang in, ayah nya si kyu”
“anda tega sekali nyonya”
“sudahlah,pertanyaan
kalian sungguh bodoh, aku ingin semua pergi dari rumah ini, aku tidak
butuh belas kasihan dari kalian pergi sana,pergi!”
“baiklah kami akan pergi, kalau bukan karena suami mu meninggal kami tidak akan kesini!”
Seluruh kerabat pun meninggalkan rumah kediaman tuan teuki. Mereka
semua tidak terima oleh ucapan istri nya tuan teuki, dan mereka semua
pun pergi dengan perasan yang begitu sangat kesal.
#sesampainya dirumah sakit
“suster, tolong sembuhkan dia” kang in ayah nya kyu,menaruh tooru diatas ranjang tersebut
“baik” jawab suster tersebut, yang bergegas membawa tooru keruang UGD
“kyu,kita tunggu disini yah”
“andwae, kyu mau ikut kedalam”
“sudahlah kyu jangan menangis lagi, kita disini saja,anak kecil gak boleh masuk ruangan itu”
“jeongmal appa?”
“iya kyu J “ mengelus kepala kyu “oia kyu,ini sudah malam, kamu tidak mengantuk?”
“andwae appa, kyu mau nunggu hasil nya tooru”
“hahaha, biar ayah saja yang menunggu, kamu tidur saja yah kyu, pulanglah kerumah,”
“andwae andwae andwae, kyu mau disini”
“kyu”
“jebal appa :( “
“baiklah, kalu begitu,kita duduk dulu disana, kita juga perlu istirahat :)“
“nee appa :) “
Selang beberapa jam, akhirnya dokter dan suster yang tadi keluar dari
ruang UGD, melihat dokter dan suster tersebut, kang in pun segera
menghampirinya, tidak dengan kyu, karena kyu sudah tidur terlelap
diruang tunggu, dan kyu tidur dengan pulas nya,hingga ia tak sadar bahwa
ayah ny sudah tak ada lagi disamping nya.
“bagaimana dengan tooru dok?”
“mengapa dia melakukan itu, apa dia sedang banyak pikiran?” jawab dokter itu dengan lembut nya
“nee”
“untung saja dia cepat-cepat dibawa kemari, kalau tidak mungkin nyawa ny sudah menghilang”
“jadi dia baik-baik saja kan dok?” tanya kang in dengan sedikit tersenyum
“nee
, dia sekarang sedang istirahat, dia kehilangan darah yang cukup
banyak, maka dari itu, biarkan dia istirahat sejenak, dan esok pagi dia
sudah bisa dipindahkan ke ruang icu”
“gamshamnida”
“iya, yasudah saya pamit mau keruangan saya :) “
“baiklah dok, sekali lagi terima kasih dokter :D “
“appa...appa” kyu mengigau
“ya kyu” menghampiri kyu
“uuh... appa, dokter sudah keluar?” tanya kyu dengan muka kusut nya
“sudah kok kyu,kamu tenang saja :)”
“lalu apa kata dokter appa?”
“tooru baik-baik saja, sekarang ia sedang istirahat, dan besok sudah bisa dipindahkan keruang icu, jadi kita boleh masuk :) “
“jeongmal appa?”
“iya kyu, yasudah sekarang kita pulang yah :)”
“andwae
appa,, sekarang sudah jam 12, dan besok pagi tinggal 6 jam lagi, kyu
mau menunggu tooru sampai dipindahkan keruang icu :) “
“.. yasudah lah, kita tunggu disini lagi saja yah :) “
#dikamar UGD (tepat nya dimimpi tooru)
“andwae appa, andwae , jangan tinggalin tooru, tooru masih mau sama ayah” rengek tooru dalam mimpinya
“tooru, kamu harus tetap hidup, jadilah wanita yang kuat, ayah tau kamu pasti bisa”
“tapi ayah, tak ada satupun yang sayang dengan tooru L “
“tidak tooru, percaya lah masih banyak diluar sana yang sayang dengan tooru”
“jeongmal?”
“iya tooru, percaya lah pada ayah :)“
“nee appa.. tooru percaya sama ayah” mulai tersenyum dan mengusap airmata nya
“jaga
dirimu baik-baik yah tooru,, ayah sayang tooru J “ dan lama kelamaan
pun bayangan ayah di dalam mimpi tooru semakin jauh,jauh,jauh dan akhir
nya menghilang
“andwae appa,, andwae.. APPAAAAAAAA “ jerit nya dalam mimpi
“tooru,,tooru sadarlah” seseorang yang memanggil tooru dari luar mimpi
“hah..hah..hah ,, aku dimana?” tanya tooru kepada seorang suster yang berdiri disamping nya dengn napas terengah-engah
“kamu sedang di rumah sakit :)”
“rumah sakit? Siapa yang membawa ku?”
“seorang ayah dan seorang anak laki-laki”
“seorang ayah dan anak laki-laki? Jangan-jangan....” berpikir sejenak “kyuhyun oppa dan kang in ahjusi” kejut nya
“mereka baik sekali, bahkan mereka menunggu mu semalaman diruang tunggu”
“jeongmal?. Aku ingin menemui mereka sus”
“baiklah biar aku panggilkan :)”
“pagi tooru :D “ sapa kyu yang baru saja masuk ke ruang icu
“hai tooru, bagaimana sudah baikan? :)” sapa kang in dengan senyum ramah nya
“anyeong ahjusi,oppa :D ... tooru sudah baikan kok ahjusi”
“bagus lah kalau begitu, ahjusi senang mendengar nya :)”
“tooru,, nanti kalau kamu sudah sembuh kita main lagi yah :) “
“hahaha,, doakan saja supaya aku cepat sembuh yah oppa :D “
“oia
tooru, kenapa kamu mengiris pergelangan tanganmu, apakah itu tidak
sakit?” tanya kyu dengan polos nya, bahkan ia pun tidak menyadari raut
wajah tooru berubah menjadi sedih
“kyu ! kenapa kamu bertanya seperti itu, lihat tooru jadi sedih lagi! “ bisik ayah nya
“karena aku ingin ikut bersama ayah ku :( “ suara tooru bergetar,menandakan dia ingin menangis
“sudah-sudah,
jangan menangis lagi yah tooru, ini masih pagi lho, tersenyum dan
bersemangat lah :D” kang in berusaha mencairkan suasana dikamar tersebut
“baiklah ahjusi :D , ahjusi eomma mana?”
“dia
tidak datang tooru, bahkan tadi malam ibu mu bilang kalau dia tidak mau
melihat mu lagi terus ibu mu bilang benci padamu “ kembali kyu dengan
polos nya
“kyu, bicara apa kamu ini ! “ bentak kang in kembali
“apa itu benar ahjusi?”
“hm... “
“walaupun
benar, aku tidak begitu kecewa, karena memang eomma membenciku, tapi
aku sayang dengan sungmin, dia adik ku yang kusayang, tapi apa boleh
buat, mereka tetap membenci ku” tanpa disadari air mata sudah membenangi
kedua mata tooru
“sudahlah tooru,jangan menangis lagi :) “ kang in mengelus kepala tooru layak nya anak sendiri
“ahjusi baik sekali sama tooru :’)”
“karena tooru anak ku :) “
“jeongmal ? bolehkah tooru ikut dengan ahjusi dan menjdai anak ahjusi?” tanya nya penuh semangat
“nee tooru :) “
“gamshamnida ahjusi, gamshamnida, tooru sangat senang bisa diangkat dengan ahjusi :D”
“kalau begitu tooru adalah yeodongsaeng kyu dong :D “
“ah , iya , aku tidak mau jadi yeodongsaeng mu oppa >
“hahaha, kalian ini ada-ada saja anak-anak ku :D “
“ahjusi...kalau begitu,, boleh tooru panggil ahjusi dengan sebutan appa?” tanya tooru dengan nada malu tapi sangat berharap
“tentu saja boleh tooru :)”
“yeey,berarti tooru sekarang resmi menjadi yeodongsaeng ku :p “ ejek kyu
“tooru
, kami pamit dulu yah, karena kami belum mandi dari semalam, badan kami
juga bau, apalagi kyu, semalam dia mengeluarkan air liur yang cukup
banyak,hahahaha”
“appa” kyu mencibir “tapi appa, nanti kita kembali kesini kan?”
“tntu saja kyu”
“yasudah tooru gak papa kok sendirian , appa dan oppa mandi saja dulu :)”
“yasudah , aku pulang yah, nanti saat kesini lagi, kyu bawain mainan yang banyak :D”
“daah tooru :)”
“daah appa :D”
#dijalan
“appa?”
“iya, ada apa kyu?”
“apakah tooru benar-benar akan menjadi adik ku?”
“tentu saja,kamu tidak suka?”
“aku suka kok, suka banget malah appa :D”
#dikamar tempat tooru dirawat
“appa,,
ternyata kau benar, masih ada yang sayang pada ku, tapi appa , sekarang
aku bingung, apa tooru harus bahagia atau sedih? Tooru senang karena
tooru diangkat dengan kang in ahjusi, tapi tooru juga sedih karena
ditelantarkan dengan eomma,, appa , semoga appa mengerti keadaan tooru
sekarang , oia appa ,, apakah selama tooru hidup, tooru akan merasakan
apa itu bahagia? Tooru harap, tooru bisa menemukan kehidupan yang bisa
membuat tooru bahagia, seperti saat appa ada disamping tooru :’)”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar